Jumat, 11 September 2015

kece banget nih..

dari tadi playlist kompi saya selalu muter lirik ini..^_^

i'm gonna love you till the end...
i'm gonna be your very true friend...
i wanna share your ups and downs...
i'm gonna be around....

gilakk kece banget nih lagu,,

Selasa, 03 Maret 2015

baru-baru ini saya jadi kefikiran sesuatu...
entah ini bentuk kegalauan ato hanya lintasan fikiran yang tiba tiba muncul...
eeeeeeheeeeemmm...tentang istilah "move on"
jadi begini, istilah "move on" sangat ngehits sekarang,apalagi kalo istilah ini dipake buat ngebully jomblo yang dulu punya "kisah" sendiri dan masih kefikiran sama kisahnya itu,,,hihi puassss sampe langit ke tujuh deh ngebullynya,,:D
iya move on...
itu kata yang paling sering disebutin salah satu teman saya diikuti dengan senyum cengengesannya yang rasanya pengen saya garuk pake pisau tuh wajah,,
kalo saya menceritakan sesuatu, ato kalo saya menjawab pertanyaan tentang kriteria lakilaki yang diharapkan kelak menjadi pendamping saya, malah berujung dengan kata "move onnnn dho"
he??what the kamsud????
cuma kerutan alis yang bisa mewakili perasaan saya saat itu, hmmmmm
terus terang saya bingung dengan makna istilah move on dari orang2,,okeh...well siapapun punya kisah,,,emmm maksudnya.. saya punya kisah sendiri dulu,itu yang menjadi senjata teman saya kalo mau ngebully, tapi ya jujur aja, jujur sejujur jujurnya...demi dalamnya lautan dilaut demi luasnya langit yang membentang,, saya sudah tidak pernah kefikiran tentang kisah saya itu, mungkin maksud saya adalah.., saya sudah sangat berdamai dengan hati saya, sudah tidak pernah berfikir macam2, sudah tidak pernah berandai-andai...bahkan kadang saya tersenyum sendiri ketika kembali mengingat kondisi saya saat itu, betapa saya berusaha tegak ketika kaki saya remuk, berusaha ketawa ketika airmata tak terbendung lagi, dan berusaha menghela nafas panjang dan lega ketika sebenarnya dada saya terasa sesak,,kalo kembali teringat kondisi saya saat itu beneran saya hanya bisa tersenyum sekarang...sambil mikir...ya Alloh Alaynya,,,or kok bisa ya...
well mungkin itu bentuk pemprosesan diri hehehe
sudah lanjut ya ke masalah move on tadi...
dengan begitu saya yakin saya sudah move on terhadap kisah saya itu,,beneran sueeeerrrr,,,,
cuma....
saya rasa move on itu harusnya memliki makna yang lebih luas lagi...
move on itu tidak hanya melulu artinya "melangkah ke depan dan lupakan masa lalumu, hidup masih panjang, kamu masih muda dan bangkit..."
entah kenapa lintasan fikiran saya akhir akhir ini berkata...move on akan sempurna ketika dibersamai dengan ikhlas dan tawakal atas semua ketetapan Sang Khalik...
ya....
move on...
oke kita bisa move on terhadap seseorang yang dulu kita harapkan tapi sang khalik memiliki rencana terindah lain, jadi mangkanya apa yang kita harapakan tidak terjadi...
trus kalo patokannya hanya move on terhadap satu orang...
gimana kalo kisah kita terulang dengan orang yang berbeda,,,dengan objek yang berbeda tapi pelakunya sama....
apa yg terjadi akan sama pula kan?
kisah kisah
tidak ingin kehilangan,,,
kata kata:
berusaha tegak ketika kaki remuk, berusaha ketawa ketika airmata tak terbendung lagi, dan berusaha menghela nafas panjang dan lega ketika sebenarnya dada terasa sesak...
akan kembali dirasakan....
jadi...
harusnya...
move on itu dibersamai denga ikhlas dan tawakal serta berpositive thinking atas kehendak sang khalik...
agar....
kaki kita terus kokoh tak pernah remuk....
agar...
dada kita selalu lapang tak pernah sesak...
agar...
 tawa kita hadir tidak dengan menahan tangis,,,
:D
thats it...
dan ketika berbicara masalah ini...
ketika yang dimaksud move on adalah seperti itu...
maka saya....
jujur sejujurnya...
demi dalamnya lautan dilaut... demi luasnya langit yang membentang,,
saya akui...saya benar2 belum bisa move on,,,bukan denga kisah atau orang terdahulu,,,namun dengan hikmah yang harusnya saya ambil dari kisah terdahulu,,,dan menjadikan saya tidak berada pada kondisi yang sama ketika menghadapi kisah lain dengan tema yang sama saat sekrang....

:D :D :D :D XD XD XD

Selasa, 15 April 2014

setelah saya baca ulang apa-apa yang sudah saya tulis di blog saya ini, saya jadi ngikik cantik sendiri....hihihi...aneh bgt penulisannya...kok bisa ya nulisnya kek beginian ,,gaaa banget,,,banyak ga jelasnya,,,kadang melow abis and of course it's totally galau...haha..
rasanya mau dihapus aja,,malu sendiri bacanya,,,tapi jadi ingat kata seorang dosen writing pas jamanan di Unsri dulu,,"suatu saat ketika kamu ngebaca tulisanmu diblog,,pasti kamu akan ketawa terbahak-bahak,,sambil mikir kok bisa ya saya nulis beginian...wajar,,,tapi dari sana kamu bisa melihat perubahan tulisanmu..akan membaik dari waktu ke waktu...".....doengggg keknya tidak untuk blog saya,,,hihhi...

yaudahlah...ini buat pengantar saya menulis cerita selanjutnya kok....:D

Senin, 02 September 2013

Lelahmu jadi lelahku juga
Bahagiamu bahagiaku pasti
Berbagi takdir kita selalu
Kecuali tiap kau jatuh hati
Kali ini hampir habis dayaku
Membuktikan padamu ada cinta yang nyata
Setia hadir setiap hari
Tak tega biarkan kau sendiri
Meski seringkali kau malah asyik sendiri
Karena kau tak lihat terkadang malaikat
Tak bersayap, tak cemerlang, tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya
Hampamu takkan hilang semalam oleh pacar impian
Tetapi kesempatan untukku yang mungkin tak sempurna
Tapi siap untuk diuji
Ku percaya diri cintakulah yang sejati
Karena kau tak lihat terkadang malaikat
Tak bersayap, tak cemerlang, tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya
Kau selalu meminta terus ku temani
Engkau selalu bercanda andai wajahku diganti
Relakan ku pergi karena tak sanggup sendiri
Namun kau tak lihat terkadang malaikat
Tak bersayap, tak cemerlang, tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu
Namun kau tak lihat terkadang malaikat
Tak bersayap, tak cemerlang, tak rupawan
Namun kasih ini ooh silakan kau adu
Malaikat juga tahu, malaikat juga tahu
Aku yang jadi juaranya

#lagu yang bagus, sebagus orang yang menyanyikan, sesrius orang yang mempunyai tekad, sebaik orang yang selalu baik,,,

jadilah...jadilah terus tetap baik selalu....

Selasa, 28 Mei 2013

hmm..

kalo misalnya perkataan kita membuat perasaan orang lain tidak enak, ada baiknya untuk tidak mengatakannya terlebih dahulu...walau dengan alasan
 "katakanlah kebenaran walau itu pahit"
ato
"ini buat kebaikanmu..."
ato
"kalo kamu bukan temanku, aku ga mungkin berkata begini.."
ato
"ini supaya masalahnya selasai..."
karena
 bisa jadi apa yang dikatakan malah membuat suasana hati pendengar tambah tidak enak
bisa jadi malah akan membuat masalah semakin runyam bukan selesai....
bisa jadi itu hanya ego kita yang merasa benar
bisa jadi itu malah menambah kekecewaan
bisa jadi apa sajaaaaa........

*kita hanya perlu cerdas, pintar dan santun dalam memilih moment yang paling tepat untuk mengatakan sesuatu....
bukan berarti tidak boleh mengatakan sama sekali...
tapi...
berusahalah memilih saat dan suasana yang tepat 


#ngomong buat diri sendiri dan orang lain

Selasa, 12 Februari 2013

sekilas aku terisndpirasi,,,mungkin juga kalian...:)

pernah ga, kita diajarin orang tentang sesuatu yang jelas-jelas udah kita mengerti??pernah???gimana  rasanya tuh???
yaappppp....pasti rasanya agak gimana gt....bete-bete gimana gt dan perasaan tidakterima,
kadang kalo diberitau tentang sesuatu yang "agak sedikit" kita udah tau ato ngerti aja pasti jawabnya..."iya aku tau",,,"iya aku ngerti"...intinya kita ingin menjelaskan bahwa "woiii kagak usah dikasih tau...guweee udah ngerti kaliiiiii...." yah semacam perasaan tidak terimalah..benar kan??
itu agak sedikit kita tau ya,,,,AGAK SEDIKIT....trus gimana perasaan kita kalo kita diajarin seseorang yang baru ga sampe 5 menit yang lalu ngerti tentang sesuatu dan mengajari kita tentang sesuatu tersebut,,,padahal sesuatu itu adalah apa yang kita kerjakan selama hampir 10 tahun terakhir?
bayangkan,,dia baru 5 menit lalu trus ngajarin guwe yang udah 10tahun berkecimpung dibidang itu??nyesekk ga?bete ga?terima ga?
baiklah,,,,saya punya kisah menarik,,,,,semoga bisa mengubah karakter kita seperti diatas(jika emang sama) dan semoga bisa membuat kita tambah bijak.....

Gadog, 12 Februari 2013,
17.15, Lt.2 gedung Lili

hmmm diklat hari ke-7 dan pelajaran tentang aplikasi gaji, pelajaran sudah usai,satu persatu komputer dimatikan, dan aku berjalan ke arah ibu-ibu teman sekilas diklatku selama 2 minggu ini...
aku menghampiri mereka (ibu-ibu) yang berkerumun di satu komputer yang sedang dipegang seorang bapak,,,,
deg,,,,jantungku agak terkesijap...
salah seorang ibu mengajari bapak tadi tentang sebuah aplikasi yang baru 5 menit lalu kami pelajari, tepatnya menginput data ke dalam aplikasi tersebut,...ibunya semangat sekali mengajari, jadi ingat guru komputer yang ngajarin aku pertama kali cara matiin dan nyalain komputer jamanan sma, disaat aku belum pernah menggang komputer saat itu,,,yah begitulah,intinya hampir mirip seperti itu....
dan bapak yang diajarin tadi itu,cuma ngikutin,,,,
dan bilang "oh gt ya bu,trus?oo,,begitu,,udah benar ga ini??"
dan ibu bilang bla...bla...bla....menjelaskan dengan sangat semangat....
sesekali bapaknya bilang "kalo gini gimana?udah benar?"
dan siibu langsung mengoreksi...
aku langsung mau komen ke bapak tersebut, tapi bapak tersebut cuma tersenyum2 simpul aja, sambil mengikuti instruksi ibu tadi,,,senyum bapak itu membuatku ga jadi berkomentar dan mengikuti adegan berturut2 didepanku itu....dan aku menikmatinya.......
aku tau dan yakin ga ada niat apa2 dari ibu2 itu, hanya niat seorang teman yang ingin membantu temannya,,,
sebenarnya kisah ini biasa saja, dan ga akan membuat jantungku terkesijap,,
jika saja bapak itu adalah orang yang tidak aku kenal, tidak aku ketahui apa tupoksinya di kantor,,,,jika saja bapak itu bukan anak dibidang keuangan, jika saja bapak itu bukan PDG.....tapi.....
bapak itu adalah bapak yang pekerjaannya selama 10tahun ini mungkin lebih berkecimpung dengan aplikasi itu,,ibaratnya,,,,dia bekerja pake aplikasi itu,,,masak iya hanya menginput data itu saja dia tidak mampu,,,
bukan,,,
bukan dia tidak mampu,,,,aku yakin sekali dia pasti mampu, lha wong temanku sekantor yang tupoksinya sama dengan bapak itu aja masih saja sering tanya ini itu ke bapak itu,ya masalah aplikasi ato lain hal...
hmm...
kalo aku berada pada posisi bapak itu, pasti aku akan bilang..."iya bu...saya ngerti kok...."ato mungkin nanya "ibu di kantor megang apa ya?"
hehehehe..kalo misalnya ibu itu teman sebayaku...pasti aku akan bilang "iya gue tau kaleee"hahahaha
tapi bapak itu engga, dia mengikuti apa yang ibu tersebut instruksikan,seolah2 dia ga tau, dia hanya tersenyum simpul padaku ketika aku hampir saja mau komen,,dia menahan semua egonya untuk menhormati ibu itu,,,menjaga perasaannya,,,,hehehe,

sekilas kejadian itu terjadi didepanku,,tapi memiki makna yang mmmm...lumayan cukup kalo2 nanti aku menghadapi posisi yang sama,
sejujurnya ketika aku menjelaskan sesuatu keseseorang dan orang tersebut bilang"iya aku tau,," agak gimana gt,,,
hahaha dasar manusia...

semoga kita makin bijak...
semoga keegoan kita tidak menghalangi kita menjaga perasaan orang lain...

*dedicated for pak supri....terimakasih telah menjadi guru tanpa disadari,,hoho



Senin, 24 September 2012

tenang itu.....

tenang itu ketika semua perkerjaan yang deadline udah kelar semua....

tenang itu ketika skripsi sudah selesai....

tenang itu ketika semua tunggakan financial sudah diposkan pada tempatnya....

tenang itu ketika acara bwt besok sudah terkonfirmasi dengan jelas....

tenang itu ketika sudah mesan tiket mudik PP.....

tenang itu ketika kamu ingin sesuatu tapi dengan ikhlas melepaskannya....

tenang itu ketika mau ujian dan sudah belajar....

tenang itu ketika belum belajar dan ujian batal....

tenang itu ketika mau presentasi dan udah baca materi....

tenang itu ketika mau setor hafalan dan sudah hafal.....

tenang itu ketika telat dan dosen yang killer itu belum masuk kelas....

tenang itu ketika cuti kita disetujui....

tenang itu ketika kita berfikir positif dan takeee iiittt easy...

:P