Senin, 02 September 2013

Lelahmu jadi lelahku juga
Bahagiamu bahagiaku pasti
Berbagi takdir kita selalu
Kecuali tiap kau jatuh hati
Kali ini hampir habis dayaku
Membuktikan padamu ada cinta yang nyata
Setia hadir setiap hari
Tak tega biarkan kau sendiri
Meski seringkali kau malah asyik sendiri
Karena kau tak lihat terkadang malaikat
Tak bersayap, tak cemerlang, tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya
Hampamu takkan hilang semalam oleh pacar impian
Tetapi kesempatan untukku yang mungkin tak sempurna
Tapi siap untuk diuji
Ku percaya diri cintakulah yang sejati
Karena kau tak lihat terkadang malaikat
Tak bersayap, tak cemerlang, tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya
Kau selalu meminta terus ku temani
Engkau selalu bercanda andai wajahku diganti
Relakan ku pergi karena tak sanggup sendiri
Namun kau tak lihat terkadang malaikat
Tak bersayap, tak cemerlang, tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu
Namun kau tak lihat terkadang malaikat
Tak bersayap, tak cemerlang, tak rupawan
Namun kasih ini ooh silakan kau adu
Malaikat juga tahu, malaikat juga tahu
Aku yang jadi juaranya

#lagu yang bagus, sebagus orang yang menyanyikan, sesrius orang yang mempunyai tekad, sebaik orang yang selalu baik,,,

jadilah...jadilah terus tetap baik selalu....

Selasa, 28 Mei 2013

hmm..

kalo misalnya perkataan kita membuat perasaan orang lain tidak enak, ada baiknya untuk tidak mengatakannya terlebih dahulu...walau dengan alasan
 "katakanlah kebenaran walau itu pahit"
ato
"ini buat kebaikanmu..."
ato
"kalo kamu bukan temanku, aku ga mungkin berkata begini.."
ato
"ini supaya masalahnya selasai..."
karena
 bisa jadi apa yang dikatakan malah membuat suasana hati pendengar tambah tidak enak
bisa jadi malah akan membuat masalah semakin runyam bukan selesai....
bisa jadi itu hanya ego kita yang merasa benar
bisa jadi itu malah menambah kekecewaan
bisa jadi apa sajaaaaa........

*kita hanya perlu cerdas, pintar dan santun dalam memilih moment yang paling tepat untuk mengatakan sesuatu....
bukan berarti tidak boleh mengatakan sama sekali...
tapi...
berusahalah memilih saat dan suasana yang tepat 


#ngomong buat diri sendiri dan orang lain

Selasa, 12 Februari 2013

sekilas aku terisndpirasi,,,mungkin juga kalian...:)

pernah ga, kita diajarin orang tentang sesuatu yang jelas-jelas udah kita mengerti??pernah???gimana  rasanya tuh???
yaappppp....pasti rasanya agak gimana gt....bete-bete gimana gt dan perasaan tidakterima,
kadang kalo diberitau tentang sesuatu yang "agak sedikit" kita udah tau ato ngerti aja pasti jawabnya..."iya aku tau",,,"iya aku ngerti"...intinya kita ingin menjelaskan bahwa "woiii kagak usah dikasih tau...guweee udah ngerti kaliiiiii...." yah semacam perasaan tidak terimalah..benar kan??
itu agak sedikit kita tau ya,,,,AGAK SEDIKIT....trus gimana perasaan kita kalo kita diajarin seseorang yang baru ga sampe 5 menit yang lalu ngerti tentang sesuatu dan mengajari kita tentang sesuatu tersebut,,,padahal sesuatu itu adalah apa yang kita kerjakan selama hampir 10 tahun terakhir?
bayangkan,,dia baru 5 menit lalu trus ngajarin guwe yang udah 10tahun berkecimpung dibidang itu??nyesekk ga?bete ga?terima ga?
baiklah,,,,saya punya kisah menarik,,,,,semoga bisa mengubah karakter kita seperti diatas(jika emang sama) dan semoga bisa membuat kita tambah bijak.....

Gadog, 12 Februari 2013,
17.15, Lt.2 gedung Lili

hmmm diklat hari ke-7 dan pelajaran tentang aplikasi gaji, pelajaran sudah usai,satu persatu komputer dimatikan, dan aku berjalan ke arah ibu-ibu teman sekilas diklatku selama 2 minggu ini...
aku menghampiri mereka (ibu-ibu) yang berkerumun di satu komputer yang sedang dipegang seorang bapak,,,,
deg,,,,jantungku agak terkesijap...
salah seorang ibu mengajari bapak tadi tentang sebuah aplikasi yang baru 5 menit lalu kami pelajari, tepatnya menginput data ke dalam aplikasi tersebut,...ibunya semangat sekali mengajari, jadi ingat guru komputer yang ngajarin aku pertama kali cara matiin dan nyalain komputer jamanan sma, disaat aku belum pernah menggang komputer saat itu,,,yah begitulah,intinya hampir mirip seperti itu....
dan bapak yang diajarin tadi itu,cuma ngikutin,,,,
dan bilang "oh gt ya bu,trus?oo,,begitu,,udah benar ga ini??"
dan ibu bilang bla...bla...bla....menjelaskan dengan sangat semangat....
sesekali bapaknya bilang "kalo gini gimana?udah benar?"
dan siibu langsung mengoreksi...
aku langsung mau komen ke bapak tersebut, tapi bapak tersebut cuma tersenyum2 simpul aja, sambil mengikuti instruksi ibu tadi,,,senyum bapak itu membuatku ga jadi berkomentar dan mengikuti adegan berturut2 didepanku itu....dan aku menikmatinya.......
aku tau dan yakin ga ada niat apa2 dari ibu2 itu, hanya niat seorang teman yang ingin membantu temannya,,,
sebenarnya kisah ini biasa saja, dan ga akan membuat jantungku terkesijap,,
jika saja bapak itu adalah orang yang tidak aku kenal, tidak aku ketahui apa tupoksinya di kantor,,,,jika saja bapak itu bukan anak dibidang keuangan, jika saja bapak itu bukan PDG.....tapi.....
bapak itu adalah bapak yang pekerjaannya selama 10tahun ini mungkin lebih berkecimpung dengan aplikasi itu,,ibaratnya,,,,dia bekerja pake aplikasi itu,,,masak iya hanya menginput data itu saja dia tidak mampu,,,
bukan,,,
bukan dia tidak mampu,,,,aku yakin sekali dia pasti mampu, lha wong temanku sekantor yang tupoksinya sama dengan bapak itu aja masih saja sering tanya ini itu ke bapak itu,ya masalah aplikasi ato lain hal...
hmm...
kalo aku berada pada posisi bapak itu, pasti aku akan bilang..."iya bu...saya ngerti kok...."ato mungkin nanya "ibu di kantor megang apa ya?"
hehehehe..kalo misalnya ibu itu teman sebayaku...pasti aku akan bilang "iya gue tau kaleee"hahahaha
tapi bapak itu engga, dia mengikuti apa yang ibu tersebut instruksikan,seolah2 dia ga tau, dia hanya tersenyum simpul padaku ketika aku hampir saja mau komen,,dia menahan semua egonya untuk menhormati ibu itu,,,menjaga perasaannya,,,,hehehe,

sekilas kejadian itu terjadi didepanku,,tapi memiki makna yang mmmm...lumayan cukup kalo2 nanti aku menghadapi posisi yang sama,
sejujurnya ketika aku menjelaskan sesuatu keseseorang dan orang tersebut bilang"iya aku tau,," agak gimana gt,,,
hahaha dasar manusia...

semoga kita makin bijak...
semoga keegoan kita tidak menghalangi kita menjaga perasaan orang lain...

*dedicated for pak supri....terimakasih telah menjadi guru tanpa disadari,,hoho