Rabu, 25 Mei 2011

i m yours (the script)



You touch these tired eyes of mine
And map my face out line by line
And somehow growing old feels fine
I listen close for I'm not smart
You wrap your thoughts in works of art
And they're hanging on the walls of my heart

I may not have the softest touch
I may not say the words as such
And though I may not look like much
I'm yours
And though my edges may be rough
I never feel I'm quite enough
It may not seem like very much
But I'm yours

You healed these scars over time
Embraced my soul
You loved my mind
You're the only angel in my life
The day news came my best friend died
My knees went week and you saw me cry
Say I'm still the soldier in your eyes

I may not have the softest touch
I may not say the words as such
And though I may not look like much
I'm yours
And though my edges may be rough
I never feel I'm quite enough
It may not seem like very much
But I'm yours

I may not have the softest touch
I may not say the words as such
I know I don't fit in that much
But I'm yours

Kamis, 10 Februari 2011

proses itu bermacam-macam, tapi proses itu...... indah,,,,,,,,

bagi ku proeses itu adalah bagian skenario hidup yang tak terpisahkan,,,,tak terlupakan,,,sebuah proses yang kadang tanpa kusadari,,,sesuatu yang akan sangat indah dengan syarat aku harus duduk, diam, mengingat dan tersenyum,,,,tentu saja ketika aku sedang tidak sibuk,,,maksudnya, itu akan begitu indah kalo emang kita ga banyak pikiran,,,(hahahaha),,intinya gini,,sedikit ingin berbagi tentang proses-proses yg kulalui....ini berawal ketika aku main iceskatting disalah satu mall di kawasan jakarta barat,,itu kali pertama aku main, kalo mau bilang malu kayaknya aku udah malu beneran karena yg main anak2 semua dan pandai2 mereka,,tapi intinya aku penasaran dan ingin main aja,,,
kayaknya udah hampir 10x aku jatuh,awalnya cuma pantat ama kaki aja yg kebentur es,,terakhir kepala bagian belakang....(mangkanya sekarang jadi tambah cantik,,hahaha), dan walau udah 10X jatuh, tetap aja aku jatuh lagi dan lagi,,,,sampai pada terakhir aku jatuh,,,tiba2 ada seorang adek2 datang menghampiriku,,,trus mengulurkan tangannya,,,,sambil tersenyum,,,imutttt bgt,,,sempat kaget juga aku...apa adeknya ga takut kalo ntar ketika tangannya kutarik malah dia yg akn ikut jatuh karena tertarik,,,,yg jelas membuatku berfikir  ".....adek ini dengan sigapnya membantu, walau dia udah mahir dan yg penting dia ga takut kalo nanti malah dia yg akan jatuh,,,karena dia tau bahwa semua orang disini belajar,,,sama2 belajar....mangkanya harus saling bantu......""
hmmmmmm......kejadian ini membuatku memflashback apa yg terjadi pada diriku.....
tahukah kalian,,,,dulunya aku ga bisa mengendarai sepeda,,,bahkan udah tk2 kuliah baru bisa,,,,dulu aku fikir aku ga bisa,,,takut, bahkan sempatny berfikir,,"kapan ya bisa ngendarai sepeda dengan mahir..." alhamdulillah,,,sekarang walau belum mahir bgt sudah bisa mengendarai motor,,trus jadi inget mulai dari yg kecil....dulu ga bisa baca,,,,ga bisa nulis,,,ga ngerti fisika,,,ga ngerti itungan sampai sekarag alhamdulillah sudah lulus diploma III STAN dan lagi melanjutkan S1 di PErbanas,,,,
sebenarnya proses seperti tampak sangat tidak terlihat bagi kita,,,tidak terasa,,,mangkanya terasa biasa aja,,,tapi kita benar2 butuh memori dan flashback untuk mengingat itu semua,,,mungkin inilah salah satu kenapa Allah menciptakan memori untuk kita,,,salah satunya ini,,,,
jadi ingat, dulu ga bisa makan pake sumpit,,sekarg kalo makan mie pake sumpit terus...
dulu ga bisa make sepeda,,,takut bgt mengendarainya,,,sekarang alhamdulillah lancar....
dulu ga bisa make motor ga kebayang bgt gmana bisa aku bawa motor dijalanan ibukota,,,tapi alhamdulillah sudah kemana2 pake motor,,,,
proses itu indah,,,apalagi ketika kita mngingat pengorbanan orang2 yang membantu kita untuk bisa menyelesaikan proses itu....


*sebuah catatan yg sgt biasa untuk mamak,bapak, keluarga, teman2,,,,terimakasih atas semua bantuannya....

Selasa, 18 Januari 2011

aku sungguh tertarik tapi tidak ingin memiliki.....

Kehujanan kami memasuki ITC Pertmata Hijau…hujan diluar sangat deras, tapi bukan halangan bagi kami untuk datang kesana,,,demi sebuah tas,,,hehehhe,,,seperti biassanya cengarcengir kami jalan bertiga.

"mau kemana dulu kita???, lantai 2 ya"

"yahhh aku tau kok ding kau begitu semangatny beli tas nodame untuk ******* tapi beli kaos kaki dulu dong,,,liat ni udah kayak gelandangan aku..." sambil menunjuk ke arah  kakiku yang dekil, kotor dan basah langsung aja secara spontan dan membahagiakan diding dan dita tertawa. Huhhhh!!!! Dassar kalian gumamku dalam hati.

"iya dhooo... tp dimana....???"Tanya dita

Aku langsung ngelonyor pergi, melangkah sambil muter dimana kira-kira stand yang jual kaos kaki. kegiatan berlanjut pada acara makan siang diiringi canda tawa dan curhat masalah pribadi masing-masing.

"udah yuk kita ke TKP sekarang, dimana ya,lantai 2 kan??"

"ceile....tenang ding ga akan lari tokonya kemana....takut bgt sih,,,baru jam 1 ini..."sambil cenge2san aku menimpali.

"ya kita kan harus mendukung dho..."

"ga ya aku ga mendukung,,,,kan udah dibilang aku ga mendukung..."

"kayaknya ga penting deh itu dibahas..."potong diding. Kami bertiga memang sering sekali membahas sesuatu yang ga penting,sampe debat,,hahaha.
ternyata setelah di lantai 2, toko yang dicari-cari malah ga ada,,,,langsung aja wajah kami langsung diam....tentu saja diding yang paling terlihat pasrah dan  sangat sedih.

"ding,maaf ya.....kayaknya tokonya tutup.."

"gimana tong??apa perlu kita ke tempat yang lain..."

"hfhfhfhfhfh....tokonya ga buka woiii.."

"semngad ya ding...tapiiiiiiiiiiiiiiiii kayaknya bukan disini deh ding,,,,ya ga sih??"

"eh iya...soalnya didepan toko baju,,,bukan toko prabot ya..."

"kayaknya di...." terus berjalan aku sambil melihat dan berharap bahwa toko tadi bukan toko yang kami cari dannnnnnnnnnnnnnnnn,,,,

"eh ding,,,,eng ing eng....horeeeeeeeee......itu tokonya dan tasnya masih disana.......horeee"

senyum merekah dari wajah diding,,,diikuti aku dan dita yang bernafas lega...untung aja buka kalo ga aka nada adegan dimana 2 orang membesarkan hati satu temannnya yg hancur…hahahahaha

kami masuk dan langsung melihat-lihat...aku tertarik dengan baju dewa kematian,,diding hanya terpaku pada tas nodame, dan dita yang memegang barang-barang toko tersebut sambil cengar-cengir.

"kok warna tasnya seperti ini ya...???""

langsung si dita megang tasnya,,,"seraya berkata..ïya tong kusam..."
aku cuma melihat,,,tapi ga tega bilang warna pada tuts pianonya kusam...

"mbak ada yg lain ga tasnya??"

"ga ada...cuma satu mbak"

"kira-kira kalo yang terbaru kapan datangnya mbak" timpalku...

"wah ga ngerti mbak, ini aja belum habis, gmn mau datang yang baru,,,ini aja belum habis kan sistemnya barang kosong,baru kita beli baru lagi.."mbak2 penjaga toko menjelaskan.

"hfhfhfhfh....gimana ding?apa mau kita ke ITC yg lain bukannya kamu juga pernah bilang ada satu lagi tempatnya?"

"jauh kali dho..."dita menimpali...

"dimana emangnya..."

"dimana dit??"jakarta timur bukan.."kata diding

"iya kayaknya'"jawab dita

agak ragu diding dengan tas itu,begitupun aku dan dita, untuk mengalihkan karena ga enak sama mbak2 penjaga toko,,,akhirnya diding angkat bicara

"mbak ga ada aksesoris conan ya?"

"ada mas, cincin, mau?"...yang ditanya malah masih sibuk dengan tas nodame antara beli atau ga...
"mana mbak?"tanyaku

mbaknya mengeluarkan cincin, Wow gede bgt cincinnya, pas aku dicoba dijariku..ya empen lebay bgt gue,,sumpah...kayaknya mbaknya tau kalo aku ga tertarik dengan cincin itu,akhirnya dia menunjukkan yang lain,, 

"ada jam tangan mbak,kalo mau liat saya ambilkan.."

trus tiba-tiba diding bilang "cincinnya mana ya mbak?"...

ya empen….nih anak gmna sih, tadi diliatin sibuk ngeliatin yang lain, mau ditawarin yang lain malah nanya yang tadi,,,hfhfhfhfhfhfhfh...met..met...wkwkwkkwkwk ups....!! (gumamku dalam hati...^^v)
akhirnya mbaknya ngeliatin cincinnya,,seperti dugaanku kayaknya nih anak ga tega liat tuh cincin saking lebaynya..

"jamnya mana mbak?..."kataku

"ini...."

dan mbaknya ngsih nunjukkin 2 buah jam conan yang lucu tapi satu gedean buat cewek..dan yg satunya lumayan sedang...bagus...cuma kata itu yang bisa terucap pas aku liat jam-jamnya....mau beli jam tangan ahh...asiikk...trus si diding ngeliatin jam tangan yg gede yg buat cowok...kayaknya dia tertarik....ditapun mengekori diding....dan aku masih memegang jam tangan yang satunya.....

trus aku bilang..."kompakan yukz...samaan kita bertiga...."

"aku sih ok..aja,gmna dit...?"
dita langsung mencoba jam yg dipegang diding,,,dan hasilnya jam itu tidak sesuai ditangannya....karena kulitnya yang gelap....

"ga cocok dit....ga sesuai ditanganmu..." gumamku...

"iya, ,,,"gumam diding...

"mbak ada yang lain ga jamnya?..."

"oh ada mbak,,,ini lebih lucu.....tapi buat cewek..."

tiba2....mbaknya mengeluarkan jam tangan yang ukurannya lebih kecil, terdiri dari dua bagian yang bertingkat,,,satu bagian merupakan jam, satu lagi sebuah kompas....bagian yg jamnya bisa diputar balik dan munculnya animasinya conan edogawa....kecil bagus,,,harganya 100rb....dan aku langsung suka, aku benar2 tertarik,,,,,jamnya lucu, imut, punya keunikan,,,,entah pujian apa lagi yag tidak bisa diungkapkan dalam hatiku....walau pas aku pakai kegedean,,,,tali jamnya bisa dikecilkan kok...ehm..

"bagus kan ya??lucu....." kataku..

"iya bagus bgt dho....beneran,,,kalo kamu ga mau jam itu aku yang beli.... "kata diding

"yee,,,ogah aku suka jam ini kok,..  bagus ga dit??"tanyaku pada dita...


"yaudah kalo kamu suka beli aja,,,,"sarannya dita...

"iya aku beli jam ini.........tapi dit,,aku maunya kita bertiga samaan.....gimana?,,kamu beli jam yg agak kecilan dan diding yg gede dan aku yg ini,,,,," ungkapku penuh harap...

"ehm...gimana ya dho..." dita agak ragu menjawab karena pas dicoba lagi ke tangannya emang terlihat agak sedikit mencolok,,,,kulitnya agak lebih gelap,, sedangkan jamnya petak,,,dan tali jamnya dari bahan karet,,,

"soalnya gambarnya rada aneh dho dan masak aku mau liat jam harus narik bagian atasnya repot amat jam ini..."

"iya dit, dan emang agak ga cocok sebenarnya buatmu...yaaaaaaaaaaaaaa aku kan pengen kita samaan dit, bertiga,,,,,,"

"mbak ada yg lain ga jam conannya....?"tanyaku lagi...

"ga ada mbak,,,,yang adanya animasi kartun lain...."

"yahhh ga mau, yg conan....hfhfhfhfh,,,kamu ding jadi beli jam yg itu?? "diding mengangguk sambil memikirkan sesuatu...

"tuh kan masak aku ama diding jamnya sepasang....ntar ada fitnah lagi...diceng2in lagi....aku maunya bertiga kita sama...aku jadi ragu mau beli jamnya...tapi...tetap aku mau beli jam ini...."

"udah dho ga usah aja kamu beli jam itu biar aku yang beli" kata diding sambil cengengesan

"kamu beli dua gt?maksudmuuuuu??kamu mau ngasih dy jam ini?kalian pasangan gt jamnya??"

"hehehe,,iya"

whatt????beneran kaget aku dengernya, tau dya mau ngasih tas kepujaan hatinya aja, aku rada merinding. mau jam pula??jam yang aku sukai pula...enggaaa,,,enak aja....
"ga enak aja,,aku beli jam ini,titik..."

"ayolah dho,,,aku aja yang beli..." kata diding sambil cengengesan

"ga mau..." bantahku

"darpada kita samaan trus diceng2in dikantor, mau kamu dho?"

"biarin....nih ya ding aku tuh ga setuju,,,ga setuju dengan semua ini, apalagi idemu mau sepasangan gt,,,ogah dan yang paling penting adalah....aku suka dengan jam ini dan mau beli...titik.." kataku tegas.

"ayolah dho,,,ya ya ya,,,aku aja yg beli..."  kali ini dy ngomong serius dan penuh harap.

deg,,,tiba2 aku terdiam,,,apa perlu aku ikhlaskan jam ini buat dibeli diding untuk seseorang yang dy sukai?????,,,jamnya bagus, unik,,,apa sebaiknya diding aja yg beli?,,,dia temanku...dan sepertinya dia benar2 serius mau ngasih jam itu ke wanitanya....tapi aku beneran suka jam ini, banget,,,aku ga punya jam tangan dan aku sulit memilih sesuatu atau lebih tepatnya suka dengan sesuatu, dan ketika aku suka akan sulit beralih....tapi kan diding temanku,,,apa sebenarnya jam ini dy yg lebih butuh???,,,,tapi aku beneran suka dengan jam ini....

demi Allah, hatiku bergejolak..antara apakah, apakah dan apakah.......

kalo aku melepaskan jam ini berarti aku mendukungnya dong....padahal terus terang aja aku ga mendukung teman2ku pacaran,,apalagi sama temanku yang lain akhwat pula...ogah...lagian berarti sama saja aku untuk tidak bisa menjaga hati teman akhwatku dong.....oooooo tidak…… tapi wajah diding itu lho...dia mau jamnya,,,dan berharap aku ga jadi membelinya......sudah saatnya aku membalas sikap baik dan pengorbanan yg pernah dy lakukan, sudah saatnya aku mengalah dengan salah satu temanku yg terus terang amat sangat banyak membantu dan mengalah terhadapku….sudah saatnya….

"ding beneran kamu suka jam ini?..."

"iya dho.....aku ja ya yg beli....."

 kembali aku diam.....ya Allah suka sekali aku jam ini,,,tapi temanku,,,,????
bismillah,,,

"ding,,kalo mau beli jam ini,,,,beli aja,,,aku ga jadi beli...."lirihku...

"beneran dho??ga apa2...." tanya diding

"ya.." jawabku singkat sambil meletakkan jam itu diatas meja etalase,,,

"aku beli ya?beneran?" kata diding lagi...

"belilah sebelum aku merubah keputusan..." kataku lagi....

"dho...kamu yakin???"  kata dita,,sepertunya dia tau ada sesuatu yang terjadi karena dy tau aku adalah orang yg paling ngeyel dan egois,,,,

"beneran dho??" tanya dita lagi...

"ya dit...diding aja yng beli ga apa kok..aku nanti2 aja..."sambil senyum sebisaku

terus terang aku tidak bisa menyimpan ekspresiku,,,aku langsung duduk, diam, ga ada minat lagi untuk melihat sesuatupun dari tokoh itu,,,didalam hatiku" ya Allah ikhlas itu susah ya,,,," ya Allah jam itu,,,,bagus,,,,tapi ahhh...
tiba2 ada kata lain dihatiku....udah dho,,,insyaAllah ga apa....yakinlah akan ada jam lain yang Allah persiapkan untukmu,,,jauh lebih bagus,jauh lebih bermakna, dan jauh lebih historical,,,,insyaAllah ga apa2 kok,,,ayo ikhlass....
kata2 yg tiba2 datang dari hatiku itu benar2 menjadi penguat,,,,,bismillah,,iya semoga saja,,,,dan aku masih duduk diam,,,tiba2 dita menhampiriku...

"dho...yakin kamu ga mau beli jam itu?, sepertinya kamu...."

"ga dit ga apa....i m fine..."

"dho ga apa2 kan"tiba2 diding menghampiri kami....

"aku ga jadi aja, gimana?"..tambahnya

"engga ding, beli aja jamnya...trus kasih aja jamnya ke ***********" kataku yg mulai kesal,,karena kalo keadaannya seperti ini aku paling ga suka ditanya2,,,,

 "dho...kata2mu??" kata diding mulai ga enak...

"ga ding beli aja,,,insyaAllah sudah ada jam lain untukku,,yg lebih baik yg lebih bagus,,,dan sepertinya bukan jam itu..."

"jlep bgt dho kata2mu...."kata diding

"trus aku mau gimana???kamu kan mau beli jam itu,,,yaudah beli aja,,,ga apa2,,,"

dita cuma menyimak, aku yakin dia nangkep apa yg kurasakan....

"beneran ga apa nih?"kata diding lagi
"iya...ding, jangan ga jadi ga enak ama mbaknya kita udah menjanjikan beli...."

"tapi sikapmu berubah dho....."

"udah beli sana...kan udah aku bilang aka nada jam lain yang lebih bagus kok ding,,,dan satu hal aku ga mau nanti tiba2 kalian berdua ngasih aku jam ini, ga mau…awas ya!!!" ancamku karena kami pernah punya kisah lain…mereka langsung saling pandang dang a mengerti,,,aku tetap cuek aja.

diding mulai bertransaksi sama mbaknya....trus dia bilang...

"eh dho ada dompet kodok lho..mau???aku beliin deh"kata diding

"ga ding"jawabku...

"atau mau gantungan kunci?atau mau ini....atau mau itu...pokoknya kamu beli apa aku beliin deh..."

"ga ding aku ga tertarik beli apapun,,,no thanks...."kataku...

tiba2 dita dan diding mulai berdiskusi entah apa yg nereka diskusikan,,aku sudah ga tertarik lagi...aku sebenarnya cuma pengen, diam, duduk, atau pulang...tapi jam itu masih aja kefikiran....hfhfhfhfh sebenarnya aku masih brharap diding ga jadi beli jam itu,,,tapi niatnya membatalkan jam itu aku liat beda,,,bukan sikap membatalkan karena ada temannya yng benar2 suka,,,tapi seperti ....just,,,,playing with the word,,,basa basi,,,hfhfhfhfhhhhh entahlah,,kok aku malah mikir ini ya???jahat bgt...tapi kalopun diding ga jadi beli aku ga kan beli jam itu,,,,tantangan bagiku untuk melepaskan sesuatu,,tantangan untuk libur dari sikap egoisku....dan yg palin penting,,,masak aku akhirnya mau beli jam itu lagi setelah berkata T I D A K .....ga jgn sampai itu terjadi.....
dita menhampiriku lagi...

"dho,,,yg beli jam itu kamu aja,,,kata diding dy mau ngsih gantungan kunci L...gimana???"

"dit, udah kubilang aku ga mau......jangan paksa aku buat membeli jamnya..." untung sampe ga nangis aku bilang gini....

"iya dho,,,aku ngasih tas ama gantungan kunci ini aja, ga enak aku,,,,kayaknya terlalu banyak dan mahal....gmna??" kata diding menhampiri kami...

"udah deh kasih aja tas, mainan kunci, dan jamnya....aku ga mau jam itu......" Kataku

Dan aku langsung pergi dari toko itu, membiarkan mereka berdua, aku tau mereka tau bahwa aku belum begitu ikhlas dengan jam itu, tapi whatever lah emang gt…..
Hfhfhfhfh….
Setelah diding dan dita selesai dengan transaksinya dan aku beli sesuatu ditoko yang lain,kami jalan bareng lagi….
“dho….ga apa2 kan?? Atau kamu beli jamnya aja,,,aku udah beli gantungan kunci,,,nih jamnya udah kubeli tapi kalo kamu mau belinya ga apa2,,,diganti aja…” kata diding lagi….
“udah aku ga mau jam itu titik….jgn ngomongin jam itu lagi….”kataku…
Kami berjalan diam,,,,dan ke toko lain menemani dita membeli sesuatu,,dan kembali dita berkata padaku….”dho jamnya kamu yang beli,,,,jamnya ada di diding…”
“dit, aku ga mau,,,cukup,,aku ga mau titik…”

************************************************
Sampai dikozt aku masih teringat jam itu, bahkan aku langsung cerita ketemanku….dikamar mandi aku juga ingat,,,tapi terus terang aku benar-benar tidak mau memiliki jam itu……sampai pada suatu perenungan,,,,,
Jam itu baru ku liat dalam hitungan detik, aku sudah langsung suka, dan tertarik,,,baru hitungan detik,,tapi ketika aku dihadapkan kenyataan bahwa jamnya harus ku ikhlaskan,,, begitu berat rasanya, susah, butuh kekuatan, butuh rasa cuek ke syapapun bahwa kita sedang memendam sesuatu bahkan didepan teman-teman kita…..Ya Allah baru satu detik saja aku suka, sudah berat sekali melepaskan jam itu,,,,hanya sebuah barang,,,bagaimana dengan sesuatu yang lain yang sudah aku sukai selama bertahun-tahun?????,,,,,bagaimana ya Rabb??entah apa yg akan aku rasakan….astaghfirullah….
Tiba2 fikiranku berkata,,,”ada satu lagi dho. Untung kamu ga jadi beli jam itu, kalo jadi coba bayangkan bagaimana perasaan dita saat itu??apalagi kau menggaungkan untuk samaan bertiga, tapi sikap itu sudah dibutakan karena kau sudah suka duluan dengan jam itu,,,kalian bertiga, ,masak Cuma 2 orang yg jamnya sama, apa dita tidak merasa disisihkan saat itu??bagaimnaa perasaannya,,,,intinya kau egois,,,,astaghfirullah…..kenapa padda saat itu aku tidak kefikiran sama sekali,,,,kenapa baru sekarang,,,,

Peristiwa ini mengajarkanku sesuatu,,,,yaitu bukan bagaimana melatih rasa ikhlasku,,,karena terus terang aku masih belum bisa ikhlas,,,,,tapi menunjukkan tingkat ke ikhlasanku….dan Alhamdulillah membuatku sadar akan satu hal lain yaitu bagaimana harusnya kita tetap memikirkan perasaan teman kita yang lain….
ya Rabb betapa kecilnya kadar ikhlas yg ada di dalam diri hamba betapa egoisnya hamba,,,,,astaghfirullah….semoga ini menjadi pelajaran yang baik buat kami ya Rabb….
Sampai sekarang aku masih tertarik dengan jam itu tapi terus terang tidak ada sedikitpun rasaaku ingin memilikinya…walau jam itu dikembalikan lagi untukku,,,walau bagaimanapun,,,aku sungguh tidak mau memilikinya,,,,tapi aku tertarik,,,kenapa???karena dengan aku tidak jadi memilikinya maka ada banyak peristiwa dan pelajaran yang dapat aku renungkan dan insyaAllah hikmahnya begitu luar biasa,,,,
Bismillah,,,jadikan kami hambamu yang beriman dan bertakwa ya Rabb….





*special dedicate for my ababil friends,,,
dita dan diding …^^
-maaf ding kau jadi pemeran antagonis di kisah ini,,,hahahahaha kan biasanya aku yag jadi antagonis :D -